Qlapa.com, mall online untuk produk kerajinan tangan Indonesia

Media : Redaksi Bicaratekno, Tanggal : 02/04/2016, Tampil : 1568

Sumber gambar : bicaratekno.com

Qlapa merupakan situs jual beli online yang menjual produk – produk kerajinan tangan atau handmade antaralain hiasan gantung, lukisan, dompet kulit, furnitur kayu, perhiasan, serta produk buatan tangan lainnya. Menariknya produk-produk yang dijual merupakan kerajinan tradisional sampai dengan produk rancangan modern karya dalam negeri. SEperti halnya bukalapak atau tokopedia yang merupakan mall onlin. Qlapa pun dapat dikatakan Mall online untuk produk handmade. Menurut kami ini merupakan situs jual beli yang perintis di Indonesia.

Kenapa bernama Qlapa ?
Kami mendapatkan informasi dari situs resminya. Nama Qlapa diambil dari nama buah kelapa yang selama ratusan tahun, pohon kelapa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia untuk ketupat, kipas sate, sapu lidi, dan berbagai alat rumah tangga lainnya. Buah kelapa pun menjadi minuman yang menyegarkan baik untuk penduduk lokal maupun turis mancanegara. Diharapkan dengan nama Qlapa dapat sepenuhnya bermanfaat selayaknya kelapa dari akar hingga setiap helai daunnya.

Pendiri Qlapa
Qlapa merupakan perusahaan rintisan atau startup yang didirikan oleh dua oarng yang memang sudah lama menyelam di industry digital kreatif dan teknologi. Qlapa dibentuk oleh dua orang yang memiliki keinginan untuk mengembangkan potensi sektor tersebut dengan teknologi. Mereka adalah Benny Fajarai yang menjabat sebagai CEO dan Fransiskus Xaverius sebagai CTO. Benny Fajarai juga merupakan pendiri dari Kreavi yaitu platform yang mewadahi komunitas desain grafis dan illustrator di Indonesia.

Awal pendirian
Berdasarkan kisah pendirian yang kami dapat dari situs resminya. Di awal tahun 2015, Benny Fajarai meneruskan kepemimpinan di Kreavi kepada rekannya dan mulai mencari ide baru untuk meneruskan mimpi awal Dia di industri kreatif. Pada saat itu, Dia mengunjungi Bali dan menyempatkan diri melihat-lihat banyak pusat kerajinan lokal disana yang menginspirasi. Sangat mengagumkan bagi yang menyaksikan bagaimana kearifan budaya serta buah tangan Indonesia menarik minat pengunjung lokal maupun mancanergara, Saat itulah Dia mulai menemukan ide Qlapa, dan menceritakannya ke Frans. Frans sendiri tinggal dan bekerja di Silicon Valley selama 5 tahun selama lima tahun karirnya di Amerika Serikat, Fransiskus pernah bekerja di BlackBerry, Zynga, Castlight, serta Homejoy. Dia mengenal Frans pada awal tahun 2014, pada saat itu Dia banyak bertanya seputar teknis pengembangan web dan aplikasi mobile. Sejak saat itu, Mereka sering berdiskusi serta saling mengkritik ide-ide gila satu sama lain. Ternyata untuk kali ini kami juga cukup gila dan bersemangat merealisasikannya. Setalah itu. Frans memutuskan untuk kembali ke Indonesia, dan akhirnya terlahirlah Qlapa.

Hadirnya Qlapa.com memberikan kesempatan buat para pengrajian kerajian tangan, toko kerajinan tangan dan semisalnya untuk menjual produk-produknya di Qlapa. Sebagai situs marketplace atau jual beli online, Qlapa mungkin yang pertama sebagai situs jual beli untuk produk-produk kerajinan tangan dan handmade. Berdasarkan situs peringkat startup ( startupranking.com ), Qlapa berada diperingkat 108 di Indonesia dan peringkat 1.944 secara global.

 

 


Bagikan :



Iklan
Populer
Perbedaan antara Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Olx, Kaskus, Yukbisnis ?

Cara membuat aplikasi Android untuk toko online

Tutorial Menjual Produk Laris di Marketplace, Facebook, dan Instagram

iGrow, Solusi berkebun tanpa harus memiliki kebun


Sosmed


Tentang

BicaraTekno merupakan portal yang membagikan seputar teknologi informasi dari berbagai situs-situs teknologi.

2015, BicaraTekno© by BicaraTekno